Selasa, 11 Oktober 2011

The man who wears glasses

Pinterest
Boleh ga sih bikin judul posting kaya gini ? termasuk label apa ya ? ya inilah ceritaku. Dimulai sejak bulan lalu, aku mengenalmu, dengan sikap kita yang masih lugu dan malu-malu. Tapi aku merasa mendapatkan sesuatu dari caramu menghiburku. Uuuuhh aku rindu saat itu ~

Itulah sepenggal isi hati gue, yang sekarang berakhir naas. Frontal judul postingnya. Dan gue harap dia gak terlalu ngerti dengan apa yang gue bahas. Bahkan, dia mungkin ga tertarik sama sekali untuk sekedar berkunjung ke blog gue. Ya begitu rasanya ..

Kalau ada yang nanya, neng mau ga waktu bisa diulang lagi ? Sumpah gue bakal nyiumin semua anak teknik mesin kalo ada yang bisa mutar waktu kembali. Tapi nyatanya ? omong kosong. Tapi gue hanya berkhayal aja, kalo misalkan memang ada kesempatan. Gue ga akan sia-siakan kesempatan dulu. Gue bakal bilang iya, dan ayo kita mulai dan kita coba bareng-bareng.

Ngaco. Sekarang ya sekarang. Sekelas. Sekelompok praktikum. Ngerjain tugas barengan. Semuanya cuma bikin niat gue terbengkalai deh. Proses melupakanmu membuatku cinta kau hari ini lebih dari yang kemarin. Oh gosh it's so hard for me :(

Kalo ada obat penghilang rasa cinta, udah gue beli sekarang juga dengan harga berapapun. Sayangnya, cuma doraemon yang punya. Dan sampai sekarang, gue masih bermimpi bisa ke tempat lahirnya doraemon. Jepang.

Sipil, mesin, dan elektro. Mereka semua adalah komponen-komponen yang udah gue solder pake timah dan tertancap dihati gue. Mampus, gombal tingkat sidang skripsi nih judulnya. Ya mereka, terutama mesin dan sipil, yang selalu ada dengerin cerita gue. Mesin, dia ngasih semangat yang bikin gue malu sama diri sendiri. kenapa gue ga bisa semangat seperti mesin. Sipil, yang selalu nanya kabar gue, makan, mandi, tugas, semuanya selalu dia yang tanya kabarnya.

Tapi buat elektro, dia cukup menjadi penyemangat tanpa dia harus nanyain kabar dan ngasih gue kalimat kalimat semangat. Cukup duduk di belakang gue disaat kuliah,, itu semangat tersendiri buat gue. Tapi dia udah kaya dioda. Terkadang dia bisa menjadi pematah semangat gue. Saklar tertutup yang ga bisa mengalir arus.
Share:

Rabu, 05 Oktober 2011

Sekarang jadi mahasiswa

Pinterest
Yeah, sekarang akhirnyaaa akhirnyaaaa jadi mahasiswa juga loh ! Dihadapkan dengan tantangan yang mulai sebesar batu yang ngehalangin jalan ke merapi. Sedihnya jadi anak kost disaat tanggal tua, senengnya kalo ada temen yang lagi ulang tahun, harus ngesot ke kampus dan menggowes demi tercapainya ke tempat tujuan yaitu laboratorium. Sampai terus-terusan dilanda galau disaat gue sekelas sama dia. Dan sebagainya.

Bingung euy mulai dari mana nih ? di kelas gue banyak orang sundanya, jadi bisa seenak jidat roamingan biar anak jogja pada ora mudeng dengan bahasa planet gue. Mampus. Abis gue suka kesel kalo ada yang ngajak ngomong jawa, prinsip gue hidup san tinggal di jogja adalah demi tercapainya tujuan negara yang makmur dan sejahtera gue akan terus menerapkan bahasa sunda tercintah ! Apa ? gue ga mau adaptasi ? bukan ! gue hanya menunjukkan bahwa gue adalah anak sunda yang cinta tanah air dan bumi.

Asiknya, punya banyak temen baru dari berbagai bahasa planet yang ada. Dari berbagai jenis dan bentuk. Dari yang ganteng relatif sampai yang jelek mutlak. Gue senng bisa temenan sama mereka semua. Dan gue seneng dengan harga nasi kucing yang kelewat murah *sombongnajong*. Kalian juga bakalan "ngajenghok" bila mana mendengar harga nasi kucing yang telah beredar luas di kalangan mahasiswa Jogjakarta khususon UGM.

Yang bikin seger, jelas itu adalah ciptaan Allah SWT yang paling sempurna. Lelaki. Gue diberi kesempatan untuk memilih dengan berbagai pilihan dan varian rasa dan warna *apaan?*. Mau yang lokal, interlokal sampai SLJJ lengkap semua di kampus gue. Kampus gue digabung sama anak teknik mesin. You know what ? yeah, teknik mesin itu kaya akan hasil bumi alias cowok.

Disini ternyata gue mendapatkan (lagi) dosen yang agak rese. Ya, namanya juga kehidupan. Diterima aja, sing penting A sudah ditangan. Praktikum, kesetrum, alaihum gambreng deh. Gowes sana gowes sini, ngeceng sana ngeceng sini, cium sana cium sini. Akhirnya galau ..

Dehidrasi. Jogging. Laporan praktikum. Saturasi. Pkm dan Proxy.

Kegalauan kegalauan lainnya terus berlanjut di kehidupan gue. Abis kena ejek sama si medan sialan itu. Minta anter pulang. Senengnya di anter pulang. Jaket belum jadi terus. Ga jelas. Samar. Idgam. Qolqolah deh jadinya.

"Sesuatu banget". Ditengah perihnya dan ricuhnya hidup ini gue untungnya masih punya temen temen yang selalu ngasih semangat dan dukungan biar terus semangat kuliah dan menggoyang pulpen tinta biru diatas F4. Merekalah, ya merekalah yang sesuatu banget buat gue.

Homesicknya gue sampai tidak tertampung dan tidak terdefinisikan deh. Sudah melebihi kuota. Yang pasti gue ini lagi melakukan proses melupakan dia yang malah membuat cinta gue saat ini lebih dari hari yang kemarin ke dia. Kampretos. Lovelatos.


Share: