Minggu, 29 April 2012

Senin pagi 16 April.

drap .. drap .. drap ..

Lantai 1.

drap .. drap .. drap ..

Lantai 2.

drap .. drap .. drap ..

Lantai 3.

Hai, menyapa semua orang di pagi hari yang tersapu mata.

Terengah-engah nafas menaiki tangga hingga lantai 3.

tik tok tik tok tik tok tik tok ~

suhu diruangan kurang bersahabat dengan tubuh yang sedang menipis sistem imunitasnya.

keluar ruangan, dan merasakan hangatnya siang senin yang cerah.

zzzzzzzzzzzzz and I had little chit-chat with him. nothing. I didn’t have a plan.

Share:

Analogi

Orang – orang saling menjatuhkan itu bener kok. Gue sedang merasakan itu. Gue kaya anak ingusan yang ga bisa ngelap ingusnya sendiri. Ya kurang lebih kaya gitulah. Gue liat mereka saling menjelek-jelekkan. Dan terkadang gue si anak ingusan ikut terombang ambing sama doktrin mereka. Tapi apa yang mereka bicarakan memang terkadang ada yang sesuai dengan kenyataannya. Jadilah gue anak ingusan yang dibingungkan.

 

Bingung sama mereka, bingung pula dengan diri sendiri yang semakin hari semakin berontak mencari sesuatu yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan tapi bisa sangat sangat dibutuhkan dikala diri sendiri tidak mampu bangkit lagi. Asik banget sumpah kalimat gue barusan, entah mengapa membuat gue merasa begitu sangat keren !

 

Kalo di analogikan, hidup itu bisa kaya Lomba Lari.

Siapa yang tercepat dan punya strategi khusus, dia bisa sampai garis finish duluan. Pelari itu juga harus bisa ngatur nafasnya sendiri supaya pas sampai garis finish ga bengek kehabisan nafas. Waktu start, pelari itu juga punya teknik-teknik dalam berlari. Begitu juga hidup, hidup kita ga akan maju-maju kalo ga punya strategi khusus untuk mencapai tujuan kita. Kita bisa menjadi yang terakhir kalo ga punya teknik yang bagus dalam berlari.

 

Andaikan gue hidup seperti tempe gembus. Mereka memang cuma ampas, tapi gembus akan beda ceritanya kalo udah digoreng pake tepung. Jadi super gembus yang enak. Artinya walaupun hanya ampas, tapi kalo diolah lagi bisa menjadi sesuatu yang enak, yang berguna.

 

Tapi yang pasti, hidup gue, hidup lo, hidup kita seperti roda yang berputar pada porosnya. kenapa eh kenapa begitu ? mungkin sekarang ini gue sedang merasakan gimana hidup di roda kehidupan saat dibawah, menyentuh jalanan aspal yang panas. tapi saat roda terus berputar, maka gue juga akan merasakan bahagianya roda kehidupan saat ada diatas. Tapi semuanya tidak berlangsung lama, namanya juga roda. roda akan terus berputar. Bisa disebut itu yang namanya dinamika kehidupan.

 

Feel sad.

Feel happy.

Feel bored.

Feel anything.

It’s live.

Share:

Jumat, 20 April 2012

mereka

bahkan ketika sedang berkutat dengan pulpen biru dan kertas F4

aku selalu berusaha mencari penyemangat untuk menyelesaikan semuanya

bila di tengah jalan aku tiba-tiba merasa buntu,

aku kembali mengingat mereka,

mereka yang menungguku untuk sukses,

sering kali aku “masa bodoh” dengan semua tugas,

tapi mereka, yang mereka tau aku datang untuk belajar ke kota ini,

bukan buang-buang waktu dan buang-buang uang,

mereka memang tidak se-famous pasangan david-victoria Bechkam,

mereka juga tidak se-kaya keluarga Bakrie

tapi merekalah yang telah membawaku untuk melihat dunia ini.

ayah dan ibu ~

Share:

menangis bukan sedih

maafkan anakmu ayah …

saat ini aku hanya bisa menangis membacanya

tunggu aku yah, tunggu aku hingga bisa mengajak ayah dan ibu ke Tanah Suci dengan uangku sendiri

tunggu aku hingga ayah dan ibu bisa melihat kesuksesanku dengan tersenyum bahagia

maafkan aku yang terkadang lari dari tanggung jawab sebagai anakmu

 

Share:

Kamis, 05 April 2012

for : get

6

berharap segera lupa dengan pengharapan pengharapan kecil

yang sangat menyita waktu

anehnya, malah menikmati waktu terbuang percuma seperti itu

sedangkan waktu, dengan egoisnya terus berlalu

tidak peduli untuk berhenti

setiap jamnya

setiap menitnya

setiap detiknya

setiap mili detiknya

setiap micro detiknya

tik tok tik tok tik tok

tidak peduli siapapun

tidak peduli bila diminta berhenti

tidak peduli diminta untuk mengulang

dan aku, mencoba melupakanmu ~

Share: